JAKARTA, HAWA – Babar duka menyelimuti industri hiburan Tanah Air lantaran penyanyi pop Vidi Aldiano meninggal dunia pada hari Sabtu (07/03) sore. Pria bernama asli Oxavia Aldiano tersebut menghembuskan napas terakhirnya pada pukul 16.33 WIB. Ia wafat usai berjuang melawan penyakit kanker ginjal selama lebih dari enam tahun.

Berita mengenai Vidi Aldiano meninggal dunia pertama kali beredar melalui unggahan sejumlah musisi di media sosial. Tidak lama berselang, pihak keluarga merilis konfirmasi resmi kepada awak media. Sang ayah menyatakan bahwa putra tercintanya wafat dengan tenang bertepatan dengan bulan suci Ramadhan tahun 2026.

“Telah wafat anak saya: OXAVIA ALDIANO bin HARRY APRIANTO. Vidi wafat didampingi seluruh keluarga besar yang ikhlas akan kepergiannya menghadap Alloh SWT, 7 Maret jam 16:33. Selamat Jalan Menuju Cahaya Ilahi Nak,” kata Harry Aprianto, Ayah Kandung Vidi Aldiano.

Duka mendalam juga dirasakan oleh rekan sejawat di industri musik Indonesia. Pesan belasungkawa mengalir dari berbagai pihak, termasuk dari Ikatan Manajer Artis Indonesia yang turut mengabarkan kepergian suami dari aktris Sheila Dara Aisha tersebut. Komposer ternama Andi Rianto pun memberikan penghormatan terakhirnya di ranah publik.

“Selamat jalan Vidi Aldiano,” kata Andi Rianto, Komposer dan Musisi Indonesia.

Menilik rekam jejak profilnya, Vidi mulai merengkuh popularitas sejak akhir era 2000an. Ia berhasil menelurkan berbagai lagu hits yang sangat melekat di telinga pendengar. Beberapa karya ikoniknya yang merajai tangga lagu antara lain Nuansa Bening, Status Palsu, dan Cinta Jangan Kau Pergi.

Sebagai sosok penyanyi pop yang produktif, perjalanan karier Vidi menjadi panutan banyak pihak. Namun aktivitas panggungnya perlahan menurun sejak ia didiagnosis mengidap kanker ginjal stadium tiga. Musisi berbakat ini pertama kali mengumumkan kondisi medisnya tersebut secara terbuka pada bulan Desember 2019 silam.

Sejak saat itu, ia rutin menjalani operasi dan serangkaian perawatan medis di luar negeri. Pada awal tahun 2025 lalu, ia mengungkap bahwa sel kanker di tubuhnya telah menyebar. Hal tersebut memaksanya untuk menerima terapi pengobatan intensif dan memutuskan rehat sejenak dari ruang publik.

Kini, perjuangan panjang sang musisi melawan sakitnya telah usai. Peristiwa Vidi Aldiano meninggal dunia tentu menjadi kehilangan yang teramat besar bagi dunia seni suara nasional. Karya dan ketegaran sosoknya akan terus dikenang abadi oleh masyarakat luas.